Senin, 25 Juli 2016

Harus dan Harusnya....




Harusnya aku menjumpaimu saat kitab belum ditutup
Dan para pencari linglung mengkhataminya
Saat matahari menyenggamai pagi
Tanpa perlu susu dan gula, hanya segelas kopi tanpa harapan
Aku menjadi lupa

Harusnya aku memeluk dirimu
Saat lupa menjelma kebenaran

Harusnya aku tetap mendampingimu
saat kereta menuju timur tak juga datang, dan kamu terlalu resah untuk dibiarkan

Harusnya aku menggamitmu, membawamu pulang.
Membangunkan anak-anak kita yang tak tahu menahu tentang setan-setan ribut mengambil peran
Harusnya aku  menjelma dirimu agar kita manunggaling

26/07/2016