Seharusnya jika langit tidak diliputi kelam pastinya mentari akan lebih menghangatkan suasana. Beberapa hari ini, kota Jember selalu diliputi mega mendung lalu hujan deras. Hem, lama rasanya tidak mengisi blog ini, hampir 1 bulan karena selama itu pula aku lupa password blog ( untuk yang kesekian kalinya). Selama satu bulan ini, banyak cerita yang kutuliskan dari mulai ke Blitar sampai cerita dari Semeru tapi kali ini aku memang sedang tidak ingin bercerita tentang petualangan yang kulalui.
Puasa kali ini sedikit berbeda, pertama, tahun ini adalah tahun terakhirku di untuk menempuh strata 1, kali ini aku sedang menyelsaikan skripsi yang tertunda karena berbagai kepentingan. kedua, puasa ini untuk pertama kalinya kebersamaanku dan perempuanku lebih dekat, kita melakukan rutinitas yang pastinya tidak akan mudah dilupakan dari mulai memasak untuk berbuka puasa dan sahur bersama. Dilalui dengan canda tawa disela-sela kecup kasih, Memang sederhana sekali, namun itu ada kesan damai yang terasakan.
Keaktifan di organisasi pun sedang tidak terlalu sibuk, aku sengaja meluangkan banyak waktu untuk urusan-urusan santai meski masih ada kewajiban besar memanti didepan yaitu menyelsaikan majalah UKPKM TEGALBOTO, karena aku masih menjabat sebagai Pemimpin Umumnya (PU). Semua dijalani dengan santai dan tenang, itu yang aku tanamkan kepada adik-adikku di organisasi ini (aku lebih merasa kalau mereka adikku daripada pengurus organiasi). Aku hanya ingin menanamkan semangat kekeluargaan dalam menyelsaikan persamalasahan organisasi. Organisasi merupakan wadah untuk belajar dan berproses sedangkan hasil merupakan buah dari proses yang dilalui begitulah pandanganku.
Ya, kembali seperti aku pertama datang ke Jember itulah yang kulakukan sekarang ini sebelum aku lulus di tahun ini, membaca buku dikamar, mendengarkan musik, menulis, berkumpul bersama kawan-kawan yang sudah beranjak untuk menghadi kehidupan yang lebih nyata. kulalui hariku dengan tenang bersama kehangatan kawan-kawanku yang rasanya aku merasakan seperti keluarga sendiri dan tentunya menikmati senja yang tak juga muncul bersama Anggie-ku....
Ya, kembali seperti aku pertama datang ke Jember itulah yang kulakukan sekarang ini sebelum aku lulus di tahun ini, membaca buku dikamar, mendengarkan musik, menulis, berkumpul bersama kawan-kawan yang sudah beranjak untuk menghadi kehidupan yang lebih nyata. kulalui hariku dengan tenang bersama kehangatan kawan-kawanku yang rasanya aku merasakan seperti keluarga sendiri dan tentunya menikmati senja yang tak juga muncul bersama Anggie-ku....
Namun, proses pengerjaan skripsi ini yang masih mengalami ketersendatan bukan karena aku tidak bisa mengerjakan namun beberapa kali kegiatan-kegiatan kulturallah yang lebih aku utamakan . Sampai-sampai dosen pembimbingku memberikan analago satir " kamu harus tahu mana yang harus dikuatkan, antara batang, akar atau ranting". Huft, aku paham itu semua, aku terlalu memprioritaskan urusan diluar akademik meski nyatanya aku pun tidak tinggal diam membiarkan skripsiku terbengkalai begitu saja. Kadang kala aku pun terlibat dalam diskusi-diskusi kecil dengan orang-orang yang berkompeten dibidang skripsiku. Sebenarnya ada alasan kenapa aku harus menunda skripsi ini, alasan utamanya aku masih ingin menikmati kehidupan ku sebagai mahasiswa karena setelah ini aku akan/ harus bergegas mengangkat sauh untuk segera berlayar mengarungi kehidupan ini. Pikirku, lebih baik lulus diwaktu yang tepat daripada lulus cepat tapi tidak tepat, meskipun aku tidak menjamin aku akan mendapatkan dengan mudah apa yang aku inginkan setelah lulus nanti. Apapun itu, aku hanya ingin menikmati semuanya dengan damai dan tenang bersama kawan-kawan yang masih belum pergi dari Jember ini meskipun mereka sudah lulus dan berproses menambah bekal untuk kemajuan dimasa yang akan datang. Aku pun masih ingin membersarkan organisasi yang aku ikuti UKPKM TEgalboto, GMNI dan LPM IMPARSIAL (simpatisan). Semua itu kulakukan agar romantika menjadi mahasiswa tidak sekedar cerita biasa yang tidak menarik untuk diceritakan pada genarasi setelahku.Sebenarnya masih ada yang ingin kulakukan untuk suatu hal yang lebih besar namun biarkan waktu yang menunjukan semua apa yang kulakukan bersama kawan-kawan 'ngopi'ku.
Ketika sudah menemukan moment yang tepat aku akan segara selesaikan semua kewajibanku terkait skripsi. Skripsi memang mengasikan namun mengasingkan






0 komentar:
Posting Komentar