Ada nyanyian di saat pagi belum genap menyatu
Serombongan kemenangan berhasil dicuri
Kemerdekaan itu indah, Tu(h)an.
Muda mudi melepaskan pasungan kuasa lapuk
Saling bercumbu, bertukar warna.
Kita saling mengepal
Berada rapat dalam
barisan long march
Menyanyikan pekik
revolusi
Si tetua telah ditumbangkan
Untuk mencari hidup
dan kemenangan
Sebagai sebuah
keniscayaan
Para tetua pulang ke
liang kubur
Tak perlu diingat
Apalagi disanjung
Kita berbeda!
Anak-anak yang lahir diatas penderitaan
Kini lupa dan asyik bernyanyi
Perjuangan penghabisan,
bersatu berlawan!
Internasionale,
pastilah di dunia![1]
Tanpa dendam apalagi curiga
Meski memar masih terasa
Kini, tiada kesangsian untuk sebuah harapan:
Kemenangan dan kemerdekaan
Pastilah di dunia
Merdeka
#30 April 2016, Papandayan yang menggigil







0 komentar:
Posting Komentar