Dalam subuh ini, kau datang kembali
Membawaku mengingat lembah dan hijaunya hutanmu
Bersama tetes embun..
Aku rindu..
Sungguh rindu,,
Berteriak lantang
Dengan tangan terkepal
Menjadikan Kapitalis ada musuh yang harus denyahkan, mungkin usang
mungkin juga tidak.
Hanya dihutanmu,yang membawaku pada rindu yang semakin tak tertahan
tak berhasil diendapkan waktu
meski ingatan semakin melapuk
aku tetap rindu
Untukmu..rumahku, rumah kita
Hanya itu yang kutahu,
Selebihnya rindu ini menusukku perlahan
Membuat kelu
Tak bicara
Sempolan selalu hijau,,
Sunyi
Damai, meski teriakan-teriakan itu memecahkan semuanya namun kau tetap anggun dalam temaram yang menyahihkan syahdu..






0 komentar:
Posting Komentar