-->
Mata ini begitu geram memandanginya
Ditertawakan amarah tak pernah tuntas
Hanya membawa nestapa yang menolak untuk dilupakan.
Oh, betapa cengkraman benci begitu kuat, tak bisa memainkan
nalar otak yang jernih
Hanya caci maki yang keluar, meski ku berbicara dihadapan
kelembutan






0 komentar:
Posting Komentar