Lalu berjalanlah kau diatas angin yang selalu memberi
kesejukan
Lalu membutalah pada setiap pandangan yang memilukan.
Begitu membatu. Seolah kebenaran hanyalah untukmu.
Tak peduli setan dan malaikat memperebutkan
kebenaran.
Kebenaran itu sudah purna. Jelas sampai musafal
Meski terdengar rintihan dan teriakan tanda
pemberontakan belum usai.
Sadarlah, sadarlah. Kau begitu membuat ku murka
Menunjukan pada ketidak bergunaan dan keterpurukan
yang sengaja kau biarkan.
Darah dan dagingmu pun menjadi enggan mengenalmu
lebih jauh.
Kasih sayang itu berwujud,
Tidak sebatas kata dan janji
Kasih sayang itu berusaha
Bukan sebatas bermimpi!!!






0 komentar:
Posting Komentar